23 April 2011
31 Oktober 2010
EVENT KKI SAMARINDA TAHUN 2010
SELAMAT!!! itu ucapan yang pertama kali kami dari Pengprov KKI Kaltim kepada Pengcab KKI Kota Samarinda yang akan melaksankan KEJURCAB KKI 2 dengan melibatkan seluruh ranting KKI se Kalimantan Timur. Sebuah event yang coba mengakomodir pola pembinaan dan prestasi yang dilakukan oleh Pengurus Cabang KKI Kota Samarinda dalam meregenerasikan atlit-atlit seniornya. Event ini dilaksanakan (menurut Panitia Pelaksana) pada tgl. 13 -14 November 2010 dan akan mempertandingkan nomor KATA, KUMITE dan JUJITSU dan kabarnya juga akan mempertandingkan kelas Best Of The Best Kumite.Dengan tajuk " SEMANGAT & PRESTASIKU UNTUK KKI " setidaknya dapat memberikan hasil yang maksimal pada pegenerasian atlit senior yang saat ini sebagian besar lolos pada masing-masing cabang untuk membela nama daerahnya dibawah bendera FORKI. Untuk itu sekali lagi kami ucapan selamat dan semoga sukses pelaksanaan kejurcab tersebut...semoga hal ini merupakan pertanda kebangkitan perguruan KKI di bumi Kalimantan Timur dan Indonesia Khususnya. Mari kita tunjukan bahwa KKI mampu memberikan hal yang terbaik dalam hal PRESTASI!!!!
08 September 2010
MINAL AIZIN WAL FAIZIN
24 Juli 2010
PENGUMUMAN
OSS.
Berdasarkan Surat Pengcab KKI Kota Samarinda Nomor . 004/KKI.KT/PC.1/OT/2010 Perihal : Ujian Penurunan KYU. Maka dengan ini diberitahukan kepada seluruh KKI Cabang di Kalimantan Timur, bahwa pelaksanaan Ujian tersebut dilaksanakan di Halaman Gedung Perpustakaan Universitas Mulawarman Tgl. 25 Juli 2010 Jam 07.00 wita s/d Selesai. Bagi Cabang maupun Ranting KKI yang akan mengikut sertakan seitonya untuk dapat hadir pada waktu yang telah ditentukan. Demikian hal ini disampaikan. OSS
16 Juli 2010
12 Juli 2010
PENGUMUMAN
Pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat/Penurunan KYU akan dilaksnakan pada akhir bulan Juli 2010 - awal Agustus 2010. Mengingat pentingnya kegiatan ini dan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1 Syawal 1432 H, maka kepada seluruh Pengurus KKI di Kabupaten/Kota yang ada di Kaltim untuk melaksanakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.OSS!!
ttd
Pengprov KKI Kaltim
11 Juli 2010
LUAR BIASA...2 EMAS KUMITE PUTRI DIRAIH ATLIT KKI KALTIM
Dari dua medali emas yang diperebutkan pada pertandingan hari terakhir ini, Kaltim memenangi nomor kumite kelas +48 kg putri melalui karateka santrinya Nining Wahyuni.
Pada laga final, Nining mengalahkan Aprilia Whelda Teryana dari Sumatra Barat. Medali perunggu diraih Nursyamsinar (Sulawesi Selatan) dan Lita Novalia (Jawa Timur).
Sedangkan di kelas +60 kg putra, Wahid Khafid dari Sumsel menyabet medali emas setelah menundukkan Jainigani (Kalimantan Timur) di babak final.
Sementara karateka tuan rumah Jatim Reza Fachrudin dan Rahmat (Sulsel) harus puas dengan medali perunggu.
Dengan berakhirnya pertandingan cabang karate, kontingen Sumatera Barat dan Kaltim sama-sama mengoleksi dua medali emas, sementara Jawa Timur dan Sumatera Selatan masing-masing dengan satu medali emas.
Pencapaian emas Jawa Timur di cabang karate mengalami penurunan dibanding Pospenas 2008 yang meraih dua keping medali emas.
"Kendati gagal menyamai perolehan 2008, satu emas ini sudah sesuai target kami sejak awal," kata pelatih karate Jatim, Rosikin.
Satu-satunya medali emas Jatim disumbangkan karateka Lucki Dwi Putro yang turun di nomor kumite kelas -60 kg putra.
Berikut hasil lengkap perolehan medali cabang karate Pospenas: (emas, perak, perunggu)
1. Sumatera Barat 2 3 0
2. Kalimantan Timur 2 1 1
3. Jawa Timur 1 1 4
4. Sumatera Selatan 1 1 0
5. Sulawesi Selatan 0 0 4
6. Lampung 0 0 2
7. NTT 0 0 1
Sumber : www.sasak.net
07 Juli 2010
KKI KALTIM KEMBALI MENOREHKAN PRESTASI DI POSPENAS JAWA TIMUR 2010
Karateka Fadillah Amini merebut emas di nomor kata putri, sementara rekannya Dede Anugrah di kelompok putra.
Medali perak nomor kata putri direbut Wuri Utami (Sumatra Selatan), sedangkan perunggu diraih Miranti Dwi Jaliani (Lampung) dan Ainul Rachma (Jawa Timur).
Pada bagian putra, karateka tuan rumah Sofyan Yakuf harus puas dengan medali perak, kemudian Miftakhudin Assidiki (Lampung) dan Mustain Tagrib (Sulawesi Selatan) kebagian medali perunggu.
"Saya senang dan bangga bisa mempersembahkan emas di Pospenas ini, karena pesaing dari daerah lain juga bagus-bagus," ujar Fadillah Amini usai penyerahan medali.
Pertandingan karate hari pertama memperebutkan empat dari total enam medali emas yang disediakan pada cabang olahraga ini.
Tuan rumah Jatim dan Kalimantan Timur sama-sama merebut satu emas dari nomor kumite. Emas Jatim disumbangkan karateka Lucki Dwi Putro di nomor kumite kelas -60 kg putra.
Pada laga final, Lucki mengalahkan Anrea William dari Sumbar. Sementara medali perunggu diraih Mohammad Hadromi (Kaltim) dan Arif Rahman (Nusa Tenggara Timur).
Kontingen Kaltim mendulang medali emas di nomor kumite kelas -48 KG putri melalui Eni Yulianti, setelah menundukkan Windy Dwita Sari asal Sumbar. Medali perunggu nomor ini untuk Rahmatia (Sulawesi Selatan) dan Lanny Fitri Cahyani (Jatim).
Pertandingan karate hari kedua (terakhir) yang digelar Kamis (8/7), akan mempertandingkan dua nomor kumite putri, masing-masing kelas +48 kg dan 60 kg.
Pelatih Karate Jatim Rosikin mengatakan peluang anak asuhnya untuk menambah perolehan medali emas masih cukup terbuka.
"Target satu emas sudah tercapai, tapi kami masih berharap bisa menambah lagi. Pada Pospenas 2008, karateka Jatim merebut dua emas," katanya.(SUMBER : WWW.SASAK.NET)
27 April 2010
O2SN PROVINSI KALTIM
29 Maret 2010
PIALA KSAD Donny dan Tantri Karateka Terbaik
Surabaya, Kompas - Donny Dharmawan dan Tantri Widya Sari merebut gelar karateka terbaik (best of the best) setelah dalam laga juara antarkelas putra dan putri keduanya keluar sebagai pemenang.
Partai best of the best merupakan laga pamungkas dari Kejuaraan Piala KSAD X-2010, Jumat hingga Minggu (28/3). Kejuaraan itu diikuti lebih dari 600 karateka dan berlangsung di GOR CLS Surabaya.
Donny tertinggal lebih dulu 1-6 dari Umar Syarief, yang langsung memimpin dengan dua hashi barai (tendangan sapuan) dan gedan tsukai (pukulan lurus saat lawan jatuh). Namun, Donny terus berinisiatif untuk mencuri poin. Pelan-pelan Donny mengumpulkan angka satu demi satu melalui giaku zuki (pukulan lurus ke arah perut).
”Ketika melihat Umar mulai emosi, saya makin yakin kalau saya bisa menambah angka dengan modal kecepatan yang saya miliki,” tutur Donny dari KKI Sumatera Utara.
Donny yang juara kelas -60 kilogram menambahkan kalau dirinya kalah besar dari Umar yang juara kelas +84 kilogram. ”Tetapi tubuh saya yang ringan menjadi modal kecepatan saya,” kata Donny yang menambah dua angka lewat mageri cudan (tendangan ke perut).
”Ditambah satu poin karena Umar cengeng dan berusaha mengulur-ulur waktu membuat Donny berhak menjadi best of the best putra,” kata Willem Mantiri, wasit dan mantan pelatih tim SEA Games Indonesia.
Mengomentari kekalahan kedua kalinya di Kejuaraan Piala KSAD ini dari Donny, Umar mengaku terjadi semata karena kesalahan dirinya. ”Setelah unggul 6-1, saya sudah tidak ingin menggunakan taktik lagi. Karena saya pikir, saya akan lebih cepat menang,” katanya.
Mantiri, yang cukup lama menangani Donny dan Umar, menegaskan, Donny memiliki catatan rekor lebih baik dari Umar. ”Karena selama ini baru Donny lah satu-satunya karateka Indonesia yang mampu menjadi juara tiga Kejuaraan Dunia Karate WKF di Finlandia tahun 2006,” tegasnya.
”Malam ini fisik Donny jauh lebih prima daripada Umar. Ketika Umar mulai turun konsentrasinya karena kelelahan, justru Donny terus berinisiatif menambah poin. Ternyata Donny berhasil,” ujarnya.
Kemenangan ini membuat Donny dua kali menjadi karateka terbaik Piala KSAD. Gelar pertama diraih pada Piala KSAD VIII-2006 di Medan.
Di bagian putri, Tantri Widya Sari, juara kelas -61 kilogram dari Inkanas Sumatera Utara, mengalahkan Yolanda Asmuruf, jawara kelas -68 kilogram dari KKI Papua. Yolanda yang mendapat dukungan dari Kepala Staf TNI AD Jenderal George Toisuta langsung melakukan serangan tanpa memerhatikan pertahanannya. Ia pun sempat tertinggal 5-0. Yolanda secara perlahan mendapat nilai.
Namun, Yolanda tidak mampu lagi menyusul perolehan angka Tantri. Itu sebabnya hingga waktu pertarungan 3 menit usai, Yolanda harus menerima kekalahan dengan angka 7-10.
Kepada Kompas, KSAD menegaskan, untuk menambah kegiatan karate di Tanah Air, jajaran TNI AD akan bekerja sama dengan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) untuk menggelar pada bulan Juni 2011, dengan mengundang karateka dari negara Asia lainnya.
Kejuaraan ini dapat menjadi ukuran bagi karateka Indonesia yang dipersiapkan ke SEA Games 2011. ”Sebab, bukan hanya saya, tetapi masyarakat Indonesia juga mau cabang karate menjadi penyumbang medali terbanyak di SEA Games nanti,” kata KSAD yang juga Ketua Umum PB PJSI itu. (NIC)
16 Februari 2010
Rancangan Kalender FORKI 2010
• 16 – 17 Kongres FORKI XIII, Jakarta
FEBRUARI :
•
MARET :
• Pelantikan PB. FORKI, Jakarta
• 26 - 28 Kejurnas Karate Piala KASAD X/2010, Surabaya
• Seminar Wasit Nasional III
APRIL :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Sertifikasi Pelatih / Madya
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• 9-25 April 2010, 2nd Islamic Solidarity Games, in Tehran, Isfahan and Mashhad.
MEI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• Kejuaraan Karate Piala MAESA Cup
JUNI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) III
• 10th AKF Cadet & Junior Championships
JULI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 15 - 18 7th World University Karate Chsampionships, Podgorica - Montenegro
AGUSTUS :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Asian Matrial Arts Games, Beijing - China
SEPTEMBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
OKTOBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 27 WKF Congres
• 28 - 31 20th World Senior Championships, Belgrade - Serbia
NOPEMBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 12 – 27 16th Asian Games, Guangzhou - China
• 30 HUT FORKI Ke – 48
DESEMBER :
19 Januari 2010
DOJO PP. KKI
Menurut Koordinator pembangunan Dojo tersebut, Suseno, di Bekasi, Sabtu, dojo yang memiliki luas bangunan total dua lantai 5.195 meter persegi itu pembangunannya sudah dimulai pada pertengahan Desember 2009 dan diperkirakan akan rampung pada Juni 2010.
"Tadinya pembangunan akan selesai pada Agustus 2010, tapi pemilik menghendaki pembangunannya dipercepat dan selesai pada Juni tahun ini," kata Suseno sambil memperlihatkan gambar disain bangunan dojo, dan tampak beberapa pekerja sedang mengerjakan pembuatan fondasi bangunan.
Dojo yang kabarnya dibangun dari dana yang dikeluarkan pengusaha nasional Osman Sapta Odang yang juga adalah salah satu kandidat ketua umum PB Forki tersebut, akan berdiri tribun berkapasitas 700 tempat duduk dan 800 untuk penonton di lantai dasar sehingga secara total menjadi 1500 kapasitas penonton, di atas areal bangunan 4.734 meter persegi tersebut.
Selain itu juga akan dibangun asrama atlet tiga lantai yang terdiri dari dua kamar suite di lantai satu, tujuh kamar dengan kapasitas 33 tempat tidur di lantai dua dan enam kamar berkapasitas 30 tempat tidur di lantai tiga.
Aliran perguruan KKI lahir pertama kali di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 1966. Organisasinya sendiri resmi berdiri setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 11 April 1967. Aliran Kushin Ryu di Indonesia diperkenalkan oleh Sensei Horyu Sinya Matsuzaki, yang kini menyandang gelar sebagai Presiden Kushin Ryu Se-Dunia.
Kepengurusan pertama KKI dipercayakan kepada Letjen (Alm) Sarwo Edhi Wibowo dan Seno Hartono, dan Osman Sapta Odang sempat memimpin KKI pada periode 2002 - 2006, ketika menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI.
16 Januari 2010
UJIAN KYU PENGDA KKI KALTIM
Pengurus Provinsi KKI Kalimantan Timur akan melaksanakan Ujian kenaikkan tingkat/Penurunan KYU pada hari hari minggu tgl. 7 Februari 2010 di Unmul pada jam. 7.30 wita hingga selesai. Kepada seluruh Cabang agar mempersiapkan seitonya untuk dapat mengikuti kegiatan ini. Untuk Informasi silahkan hub. Sdr. Edhie (Hp. 0852 8315 1971)
06 November 2009
Buka Enam Kelas untuk 100 Atlet
Tahun ajaran 2010/2011 Sekolah Menengah Khusus Olahraga Terpadu Negeri berstandar internasional akan menerima siswa baru. Sekolah yang akan membina atlet pelajar tingkat SMP dan SMA ini tetap akan menggunakan kurikulum pendidikan umum. Namun, porsi belajar dan latihan akan dibuat seimbang.
BERDASAR sejumlah penelitian didapatkan, efektifitas pembinaan atlet pelajar berada di titik usia belasan tahun. Hal ini yang mendasari alasan tingkat pendidikan yang dibuka di Sekolah Menenangah Khusus Olahraga di Kaltim berawal dari tingkat SMP hingga SMA. "Tahap pertama pembinaan atlet dimulai dari usia 12-14 tahun atau sekitar kelas I-III SMP. Setelah itu dilanjutkan pembinaan tahap kedua usia 15-17 atau kelas I SMA sampai III SMA. Dari dua tahap itu didapati masa keemasan atlet di usia 18-23 tahun atau setingkat pendidikan perguruan tinggi. Inilah alasannya mengapa sekolah olahraga ini akan membuka kelas di tingkat SMP dan SMA," terang Masrihadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur.
Tahap awal Sekolah Olahraga ini hanya akan menerima 100 siswa pada tahun 2010 mendatang, tiga kelas SMP dan tiga kelas SMA. Adapun cabang olahraga yang dibuka ada sekitar 20 cabor yang akan dibagi dalam dua prioritas. Priortias pertama terdiri dari angkat besi, atletik, dayung, gulat, panahan, senam, menembak, renang dan selam. Adapun prioritas kedua terdiri dari anggar, balap sepeda, bowling, bulutangkis, judo, karate, pencak silat, taekwondo, tenis meja dan wushu. "Untuk cabor priortias pertama adalah cabor yang selama ini menjadi andalan Kaltim dan juga Kaltim memiliki fasilitas latihan yang memadai untuk cabor tersebut. Sedangkan cabor kedua adalah cabor-cabor perorangan yang menjadi lumbung medali. Untuk awal kami akan prioritas ke cabor utama dahulu," tambahnya.
Bicara target, Dispora Kaltim sebagai pengelola sudah memasang sejumlah target sasaran. Berdasar kajian, siswa-siswa jebolah sekolah olahraga ini diprediksi akan berprestasi pada tahun 2014 di ajang Olimpiade Youth Games. Di kejuaraan multi event ini diharapkan siswa- siswa dari sekolah olahraga ini dapat muncul menjadi atlet masa depan Indonesia. Sasaran berikutnya adalah tahun 2016. Di tahun 2016 ini terdapat dua event target sasaran yaitu PON 2016 dan Olimpiade 2016. "Diharapkan Kaltim sudah bisa memiliki atlet-atlet berprestasi jebolan sekolah olahraga ini pada PON 2016. Selain itu mereka juga diharapkan bisa menjadi atlet nasional untuk mengikuti Olimpiade 2016," kata Masrihadi.
Menurut Masrihadi, sekolah olahraga ini tidak berhenti sampai tingkat SMA saja. Bertahap, tingkat pendidikannya akan ditingkatkan hingga perguruan tinggi dengan pendirian akademi olahraga. "Kami tidak ingin pendidikan si atlet yang sudah lulus SMA terhenti sampai di sini.
Sementara masa keemasan atlet justru saat dia berada di perguruan tinggi. Karena itu secara bertahap tingkat pendidikannya akan kami tambah hingga sampai pendirian akademi olahraga," terangnya.
Bicara kurikulum, Masrihadi mengatakan, kurikulum pendidikannya sama dengan pendidikan umum. Hanya saja waktu sekolah dan latihan akan menyesuaikan masing-masing cabor. "Kurikulumnya sama. Tapi yang beda jam sekolahnya saja. Bisa jadi jam sekolahnya siang atau malam karena paginya dipakai latihan," ujarnya. Sementara, untuk menyeimbangkan pendidikan dan prestasi olahraga si atlet, sekolah olahraga ini akan menggandeng perguruan tinggi-perguruan tinggi di Kaltim, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Dapartemen Pendidikan Nasional, Pengurus Besar (PB) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing cabor, KNI Pusat dan KONI Daerah, serta pihak swasta sebagai bapak asuh si atlet.(reza rasyid umar)
03 November 2009
Innalillahi Wa Innallillahi Rojiun
22 Oktober 2009
PELATNAS KARATE DI TARIK KE JAKARTA
Forki Sumut tangani pelatnas junior
| Forki Sumut tangani pelatnas junior |
| Sports - Lokal |
| DEDI RIONOWASPADA ONLINE MEDAN - Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Sumut dipercaya PB Forki untuk menangani Pelatihan Nasional (Pelatnas) bagi Timnas karate junior Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Junior/Kadet WKF 2009 di Maroko. "Kepercayaan yang diberikan PB Forki tidaik terlepas dari prestasi para karateka Sumut di Kejurnas Junior/Kadet di Bandar Lampung belum lama ini, di mana atlet Sumut berhasil menyabet tiga gelar best of the best sekaligus ranking dua nasional dalam perolehan medali," ujar Ketua Umum Pengprov Forki Sumut, DR H Rahmat Shah. Dikatakan, para atlet Sumut kini mendominasi jumlah atlet Pelatnas yang digelar di Perumahan Cemara Hijau Medan , sejak 12 Oktober lalu. "Dari delapan atlet yang dipanggil mengikuti Pelatnas, tiga di antaranya merupakan atlet Sumut dan sisanya dari Jabar, DKI, Lampung dan Sumsel," jelasnya menambahkan tiga atlet Sumut peraih gelar best of the best tersebut adalah Indah Mogia Angkat, Tiffany Hadi dan M Rizky. "PB Forki berdasarkan SK resmi yang telah diterima, juga menetapkan pelatih Sumut Delphinus Rumahorbo menangani pelatnas junior di Sumut, termasuk Sekum Pengprov Forki Sumut Zulkarnaen Purba sebagai penanggungjawab," jelasnya. Dijadwalkan tim Pelatnas setelah menjalani TC di Sumut akan bertolak ke Jakarta untuk melakukan persiapan akhir sekaligus bertolak menuju Maroko pada 12 November mendatang. Menurut Zulkarnaen, timnas karate junior itu nantinya akan mendapat polesan pelatih Kunio Kobayashi yang sengaja didatangkan dari Japan Karate Association (JKA). Pelatih yang sukses menangani karateka di sejumlah negara ini juga akan menangani tim karate Pelatda Super Prioriotas, Prioritas dan Unggulan Sumut. (dat06/wol-mdn) |
03 Oktober 2009
KARATE INDONESIA GAGAL MEMPERSEMBAHKAN EMAS
| Karateka Indonesia Gagal Rebut Emas |
Samarinda, (Analisa) Dua karateka andalan tim Indonesia yakni Umar Syarif kelas +80 kg dan Donny kelas -60 kg gagal memenuhi target emas kejuaraan kejuaraan Asian Karate-Do Federation (AKF), di Guangzhou China, setelah keduanya dinyatakan kalah pada partai semifinal melawan karateka Iran dan Brunei. "Memang diluar dugaan pada babak semifinal Umar kalah atas Zabiola Poorshab dari Iran sedangkan Doni takluk melawan Muhd Fiday dari Brunei, padahal keduanya sempat unggul dalam perolehan poin," kata Madju Daryanto, ketua Binpres Federasi Karate Indonesia (FORKI) melalui pesan singkatnya, Minggu (27/9). Menurut Madju, gagalnya Umar dan Donny itu telah memupuskan harapan tim Indonesia untuk merebut medali emas AKF, karena keduanya memang menjadi andalan dari 21 karateka yang diberangkatkan mengikuti kejuaraan itu untuk mendapatkan medali emas. "Sayang memang keduanya kalah, apalagi kami menilai pertandingan tidak berjalan dengan fair dan banyak merugikan karateka Indonesia," katanya. Pihaknya sempat melayangkan protes kepada Asia Karate Federation (AKF) karena menilai wasit salah dalam memberikan keputusan pada pertandingan antara Umar Syarif dengan Zabiola Poorshab. Sayangnya protes tim Indonesia itu tidak membuahkan hasil dan justru karateka kawakan timnas itu didiskualifikasi oleh AKF. "Padahal kami punya rekaman pertandingan yang membuktikan bahwa Umar Syarif yang terkena pukulan, namun AKF tetap pada keputusannya dan menyatakan Umar terkena diskualifikasi," kata Madju kecewa. Atas keputusan AKF itu pihaknya memang tidak tinggal diam, dan akan melayangkan protes ke Word Karate Federation (WKF). "Protes ke dewan wasit AKF saya lanjutkan ke badan wasit dunia WKF. Dengan harapan WKF mengetahui tindakan wasit saat memimpin pertandingan di kejuaraan Asia di Guangzhou, China," kata Madju. Kebaikan Atlet "Hal itu adalah untuk kebaikan semua atlet yang tampil dalam kejuaraan Asia di masa mendatang. Bila tindakan berat sebelah selalu dilakukan oleh seorang wasit, maka perkembangan prestasi atlet karate Asia tidak mengalami kemajuan," katanya. Melalui surat protes yang dikirim ke WKF, katanya, diharapkan mendapat perhatian serius, meski saat protes ke dewan wasit AKF dibiarkan begitu saja tanpa ada jawaban yang pasti. Hal itu sangat mengecewakan kubu tim karate nasional saat tampil di Guangzhou. Meski di nomor beregu kumite putera Indonesia gagal melangkah ke semifinal setelah dihadang tim Jepang di pertandingan antar pool, hal itu justru membuat tim karate nasional bertambah antusias agar protes yang dikirim ke WKF mendapat perhatian. Madju berharap, usaha keras membela atletnya dapat dipenuhi dan didengar oleh WKF. Bila hal itu berjalan lancar, katanya, dapat membenahi dunia perwasitan yang ada di kawasan Asia, sebelum melangkah ke Asian Games 2010 di Guangzhou. Kendati begitu, ia tetap memberikan dorongan semangat bagi atlet yang belum bertanding agar tidak terpengaruh dengan tindakan wasit yang dilakukan pada Umar. Dengan harapan, tim karateka nasional masih mampu menyuguhkan medali bagi Merah Putih. (Ant) |
29 September 2009
EVENT PENGPROV KKI TERBUKA

13 September 2009
MINAL AIZIN WAL FAIZIN






