26 Agustus 2011

SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H



Seluruh Keluarga Besar KKI Prov. Kalimantan Timur

mengucapkan selamat hari raya IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H.
" MINAL AIZIN WAL FAIZIN"
Mohon Maaf lahir batin....

16 Juli 2011

UJIAN KYU PENGDA KKI KALTIM 2011






Oss
Diberitahukan kepada seluruh Pengurus Cabang Maupun Ranting, bahwa pelaksanaan Ujian KYU dilaksanakan pada Tgl. 17 Juli 2011 di SMPN 3 KM. 8 Loa Janan Kab. Kutai Kartanagara. Pada pukul 8.00 wita s/d selesai. Bagi Pengurus Cabang maupun Ranting yang akan mengikuti ujian ini untuk dapat mengkonfirmasikan keikut sertaan anggotanya ke sekretariat KKI Kaltim. Oss

25 Juni 2011

AKHIRNYA MENEMBUS KETERBATASAN



Akhirnya tuntas sudah sebuah pekerjaan ditengah keterbatasan waktu dan tenaga,sebuah prestasi tentu menghasilkan sebuah gradasi waktu dan tempat. Namun ditengah kemelut non teknis akhirnya sebuah prestasi tertoreh di Medio JUNI 2011. Prestasi yang bisa dikatakan puncak dari keterbatasan waktu & tenaga. Semangat pantang menyerah dan keinginan untuk berbuat semakin menggebu. Akhirnya perjalanan waktu memberikan hasil yang cukup menggembirakan.... Selamat kepada Sdri. NINING WAHYUNI yang mampu meraih JUARA 3 pada kelas + 54 Kg Kumite Cadet Putri pada KEJURNAS MENDAGRI XIV dan MENDIKNAS IV tgl. 23 - 25 Juni 2011 di Banjar Baru, Kalimantan Selatan.... CONGRATULATIONS.....

31 Oktober 2010

EVENT KKI SAMARINDA TAHUN 2010



SELAMAT!!! itu ucapan yang pertama kali kami dari Pengprov KKI Kaltim kepada Pengcab KKI Kota Samarinda yang akan melaksankan KEJURCAB KKI 2 dengan melibatkan seluruh ranting KKI se Kalimantan Timur. Sebuah event yang coba mengakomodir pola pembinaan dan prestasi yang dilakukan oleh Pengurus Cabang KKI Kota Samarinda dalam meregenerasikan atlit-atlit seniornya. Event ini dilaksanakan (menurut Panitia Pelaksana) pada tgl. 13 -14 November 2010 dan akan mempertandingkan nomor KATA, KUMITE dan JUJITSU dan kabarnya juga akan mempertandingkan kelas Best Of The Best Kumite.Dengan tajuk " SEMANGAT & PRESTASIKU UNTUK KKI " setidaknya dapat memberikan hasil yang maksimal pada pegenerasian atlit senior yang saat ini sebagian besar lolos pada masing-masing cabang untuk membela nama daerahnya dibawah bendera FORKI. Untuk itu sekali lagi kami ucapan selamat dan semoga sukses pelaksanaan kejurcab tersebut...semoga hal ini merupakan pertanda kebangkitan perguruan KKI di bumi Kalimantan Timur dan Indonesia Khususnya. Mari kita tunjukan bahwa KKI mampu memberikan hal yang terbaik dalam hal PRESTASI!!!!

08 September 2010

MINAL AIZIN WAL FAIZIN



Seluruh Keluarga Besar Kushin Ryu Kalimantan Timur Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1431 H, MINAL AIZIN WAL FAIZIN ... MOHON MAAF LAHIR BATIN...

24 Juli 2010

PENGUMUMAN


OSS.
Berdasarkan Surat Pengcab KKI Kota Samarinda Nomor . 004/KKI.KT/PC.1/OT/2010 Perihal : Ujian Penurunan KYU. Maka dengan ini diberitahukan kepada seluruh KKI Cabang di Kalimantan Timur, bahwa pelaksanaan Ujian tersebut dilaksanakan di Halaman Gedung Perpustakaan Universitas Mulawarman Tgl. 25 Juli 2010 Jam 07.00 wita s/d Selesai. Bagi Cabang maupun Ranting KKI yang akan mengikut sertakan seitonya untuk dapat hadir pada waktu yang telah ditentukan. Demikian hal ini disampaikan. OSS

16 Juli 2010

12 Juli 2010

PENGUMUMAN

OSS!
Pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat/Penurunan KYU akan dilaksnakan pada akhir bulan Juli 2010 - awal Agustus 2010. Mengingat pentingnya kegiatan ini dan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1 Syawal 1432 H, maka kepada seluruh Pengurus KKI di Kabupaten/Kota yang ada di Kaltim untuk melaksanakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.OSS!!

ttd

Pengprov KKI Kaltim

11 Juli 2010

LUAR BIASA...2 EMAS KUMITE PUTRI DIRAIH ATLIT KKI KALTIM

Surabaya - Kontingen Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan saling berbagi medali emas cabang karate nomor kumite, pada Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pesantren atau Pospenas 2010 di Surabaya, Kamis.

Dari dua medali emas yang diperebutkan pada pertandingan hari terakhir ini, Kaltim memenangi nomor kumite kelas +48 kg putri melalui karateka santrinya Nining Wahyuni.

Pada laga final, Nining mengalahkan Aprilia Whelda Teryana dari Sumatra Barat. Medali perunggu diraih Nursyamsinar (Sulawesi Selatan) dan Lita Novalia (Jawa Timur).

Sedangkan di kelas +60 kg putra, Wahid Khafid dari Sumsel menyabet medali emas setelah menundukkan Jainigani (Kalimantan Timur) di babak final.

Sementara karateka tuan rumah Jatim Reza Fachrudin dan Rahmat (Sulsel) harus puas dengan medali perunggu.

Dengan berakhirnya pertandingan cabang karate, kontingen Sumatera Barat dan Kaltim sama-sama mengoleksi dua medali emas, sementara Jawa Timur dan Sumatera Selatan masing-masing dengan satu medali emas.


Pencapaian emas Jawa Timur di cabang karate mengalami penurunan dibanding Pospenas 2008 yang meraih dua keping medali emas.

"Kendati gagal menyamai perolehan 2008, satu emas ini sudah sesuai target kami sejak awal," kata pelatih karate Jatim, Rosikin.

Satu-satunya medali emas Jatim disumbangkan karateka Lucki Dwi Putro yang turun di nomor kumite kelas -60 kg putra.

Berikut hasil lengkap perolehan medali cabang karate Pospenas: (emas, perak, perunggu)
1. Sumatera Barat 2 3 0
2. Kalimantan Timur 2 1 1
3. Jawa Timur 1 1 4
4. Sumatera Selatan 1 1 0
5. Sulawesi Selatan 0 0 4
6. Lampung 0 0 2
7. NTT 0 0 1
Sumber : www.sasak.net

07 Juli 2010

KKI KALTIM KEMBALI MENOREHKAN PRESTASI DI POSPENAS JAWA TIMUR 2010

Surabaya - Kontingen Sumatra Barat menyabet dua medali emas nomor kata putra dan putri cabang karate pada Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pesantren Nasional (Pospenas) 2010 di Surabaya, Rabu.

Karateka Fadillah Amini merebut emas di nomor kata putri, sementara rekannya Dede Anugrah di kelompok putra.

Medali perak nomor kata putri direbut Wuri Utami (Sumatra Selatan), sedangkan perunggu diraih Miranti Dwi Jaliani (Lampung) dan Ainul Rachma (Jawa Timur).

Pada bagian putra, karateka tuan rumah Sofyan Yakuf harus puas dengan medali perak, kemudian Miftakhudin Assidiki (Lampung) dan Mustain Tagrib (Sulawesi Selatan) kebagian medali perunggu.

"Saya senang dan bangga bisa mempersembahkan emas di Pospenas ini, karena pesaing dari daerah lain juga bagus-bagus," ujar Fadillah Amini usai penyerahan medali.

Pertandingan karate hari pertama memperebutkan empat dari total enam medali emas yang disediakan pada cabang olahraga ini.


Tuan rumah Jatim dan Kalimantan Timur sama-sama merebut satu emas dari nomor kumite. Emas Jatim disumbangkan karateka Lucki Dwi Putro di nomor kumite kelas -60 kg putra.

Pada laga final, Lucki mengalahkan Anrea William dari Sumbar. Sementara medali perunggu diraih Mohammad Hadromi (Kaltim) dan Arif Rahman (Nusa Tenggara Timur).

Kontingen Kaltim mendulang medali emas di nomor kumite kelas -48 KG putri melalui Eni Yulianti, setelah menundukkan Windy Dwita Sari asal Sumbar. Medali perunggu nomor ini untuk Rahmatia (Sulawesi Selatan) dan Lanny Fitri Cahyani (Jatim).

Pertandingan karate hari kedua (terakhir) yang digelar Kamis (8/7), akan mempertandingkan dua nomor kumite putri, masing-masing kelas +48 kg dan 60 kg.

Pelatih Karate Jatim Rosikin mengatakan peluang anak asuhnya untuk menambah perolehan medali emas masih cukup terbuka.

"Target satu emas sudah tercapai, tapi kami masih berharap bisa menambah lagi. Pada Pospenas 2008, karateka Jatim merebut dua emas," katanya.(SUMBER : WWW.SASAK.NET)

27 April 2010

29 Maret 2010

PIALA KSAD Donny dan Tantri Karateka Terbaik

Senin, 29 Maret 2010 | 02:57 WIB

Surabaya, Kompas - Donny Dharmawan dan Tantri Widya Sari merebut gelar karateka terbaik (best of the best) setelah dalam laga juara antarkelas putra dan putri keduanya keluar sebagai pemenang.

Partai best of the best merupakan laga pamungkas dari Kejuaraan Piala KSAD X-2010, Jumat hingga Minggu (28/3). Kejuaraan itu diikuti lebih dari 600 karateka dan berlangsung di GOR CLS Surabaya.

Donny tertinggal lebih dulu 1-6 dari Umar Syarief, yang langsung memimpin dengan dua hashi barai (tendangan sapuan) dan gedan tsukai (pukulan lurus saat lawan jatuh). Namun, Donny terus berinisiatif untuk mencuri poin. Pelan-pelan Donny mengumpulkan angka satu demi satu melalui giaku zuki (pukulan lurus ke arah perut).

”Ketika melihat Umar mulai emosi, saya makin yakin kalau saya bisa menambah angka dengan modal kecepatan yang saya miliki,” tutur Donny dari KKI Sumatera Utara.

Donny yang juara kelas -60 kilogram menambahkan kalau dirinya kalah besar dari Umar yang juara kelas +84 kilogram. ”Tetapi tubuh saya yang ringan menjadi modal kecepatan saya,” kata Donny yang menambah dua angka lewat mageri cudan (tendangan ke perut).

”Ditambah satu poin karena Umar cengeng dan berusaha mengulur-ulur waktu membuat Donny berhak menjadi best of the best putra,” kata Willem Mantiri, wasit dan mantan pelatih tim SEA Games Indonesia.

Mengomentari kekalahan kedua kalinya di Kejuaraan Piala KSAD ini dari Donny, Umar mengaku terjadi semata karena kesalahan dirinya. ”Setelah unggul 6-1, saya sudah tidak ingin menggunakan taktik lagi. Karena saya pikir, saya akan lebih cepat menang,” katanya.

Mantiri, yang cukup lama menangani Donny dan Umar, menegaskan, Donny memiliki catatan rekor lebih baik dari Umar. ”Karena selama ini baru Donny lah satu-satunya karateka Indonesia yang mampu menjadi juara tiga Kejuaraan Dunia Karate WKF di Finlandia tahun 2006,” tegasnya.

”Malam ini fisik Donny jauh lebih prima daripada Umar. Ketika Umar mulai turun konsentrasinya karena kelelahan, justru Donny terus berinisiatif menambah poin. Ternyata Donny berhasil,” ujarnya.

Kemenangan ini membuat Donny dua kali menjadi karateka terbaik Piala KSAD. Gelar pertama diraih pada Piala KSAD VIII-2006 di Medan.

Di bagian putri, Tantri Widya Sari, juara kelas -61 kilogram dari Inkanas Sumatera Utara, mengalahkan Yolanda Asmuruf, jawara kelas -68 kilogram dari KKI Papua. Yolanda yang mendapat dukungan dari Kepala Staf TNI AD Jenderal George Toisuta langsung melakukan serangan tanpa memerhatikan pertahanannya. Ia pun sempat tertinggal 5-0. Yolanda secara perlahan mendapat nilai.

Namun, Yolanda tidak mampu lagi menyusul perolehan angka Tantri. Itu sebabnya hingga waktu pertarungan 3 menit usai, Yolanda harus menerima kekalahan dengan angka 7-10.

Kepada Kompas, KSAD menegaskan, untuk menambah kegiatan karate di Tanah Air, jajaran TNI AD akan bekerja sama dengan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) untuk menggelar pada bulan Juni 2011, dengan mengundang karateka dari negara Asia lainnya.

Kejuaraan ini dapat menjadi ukuran bagi karateka Indonesia yang dipersiapkan ke SEA Games 2011. ”Sebab, bukan hanya saya, tetapi masyarakat Indonesia juga mau cabang karate menjadi penyumbang medali terbanyak di SEA Games nanti,” kata KSAD yang juga Ketua Umum PB PJSI itu. (NIC)

16 Februari 2010

Rancangan Kalender FORKI 2010

JANUARI :
• 16 – 17 Kongres FORKI XIII, Jakarta
FEBRUARI :

MARET :
• Pelantikan PB. FORKI, Jakarta
• 26 - 28 Kejurnas Karate Piala KASAD X/2010, Surabaya
• Seminar Wasit Nasional III
APRIL :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Sertifikasi Pelatih / Madya
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• 9-25 April 2010, 2nd Islamic Solidarity Games, in Tehran, Isfahan and Mashhad.
MEI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• Kejuaraan Karate Piala MAESA Cup
JUNI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Pelatnas Karate 10th AKF Cadet & Junior Championships
• Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) III
• 10th AKF Cadet & Junior Championships
JULI :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 15 - 18 7th World University Karate Chsampionships, Podgorica - Montenegro
AGUSTUS :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• Asian Matrial Arts Games, Beijing - China
SEPTEMBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
OKTOBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 27 WKF Congres
• 28 - 31 20th World Senior Championships, Belgrade - Serbia
NOPEMBER :
• Pelatnas Karate 16th Asian Games
• 12 – 27 16th Asian Games, Guangzhou - China
• 30 HUT FORKI Ke – 48
DESEMBER :

19 Januari 2010

DOJO PP. KKI

Jakarta, 16/1 (Antara/FINROLL News) - Sebuah tempat berlatih olahraga karate (dojo) sedang dibangun di atas tanah seluas 10.000 meter persegi di kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan di areal tersebut beberapa spanduk bertuliskan KKI (Kushin Ryu M Karate-do Indonesia) terbentang.

Menurut Koordinator pembangunan Dojo tersebut, Suseno, di Bekasi, Sabtu, dojo yang memiliki luas bangunan total dua lantai 5.195 meter persegi itu pembangunannya sudah dimulai pada pertengahan Desember 2009 dan diperkirakan akan rampung pada Juni 2010.

"Tadinya pembangunan akan selesai pada Agustus 2010, tapi pemilik menghendaki pembangunannya dipercepat dan selesai pada Juni tahun ini," kata Suseno sambil memperlihatkan gambar disain bangunan dojo, dan tampak beberapa pekerja sedang mengerjakan pembuatan fondasi bangunan.

Dojo yang kabarnya dibangun dari dana yang dikeluarkan pengusaha nasional Osman Sapta Odang yang juga adalah salah satu kandidat ketua umum PB Forki tersebut, akan berdiri tribun berkapasitas 700 tempat duduk dan 800 untuk penonton di lantai dasar sehingga secara total menjadi 1500 kapasitas penonton, di atas areal bangunan 4.734 meter persegi tersebut.

Selain itu juga akan dibangun asrama atlet tiga lantai yang terdiri dari dua kamar suite di lantai satu, tujuh kamar dengan kapasitas 33 tempat tidur di lantai dua dan enam kamar berkapasitas 30 tempat tidur di lantai tiga.

Aliran perguruan KKI lahir pertama kali di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 1966. Organisasinya sendiri resmi berdiri setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 11 April 1967. Aliran Kushin Ryu di Indonesia diperkenalkan oleh Sensei Horyu Sinya Matsuzaki, yang kini menyandang gelar sebagai Presiden Kushin Ryu Se-Dunia.

Kepengurusan pertama KKI dipercayakan kepada Letjen (Alm) Sarwo Edhi Wibowo dan Seno Hartono, dan Osman Sapta Odang sempat memimpin KKI pada periode 2002 - 2006, ketika menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI.

16 Januari 2010

UJIAN KYU PENGDA KKI KALTIM



Pengurus Provinsi KKI Kalimantan Timur akan melaksanakan Ujian kenaikkan tingkat/Penurunan KYU pada hari hari minggu tgl. 7 Februari 2010 di Unmul pada jam. 7.30 wita hingga selesai. Kepada seluruh Cabang agar mempersiapkan seitonya untuk dapat mengikuti kegiatan ini. Untuk Informasi silahkan hub. Sdr. Edhie (Hp. 0852 8315 1971)

06 November 2009

Buka Enam Kelas untuk 100 Atlet

RABU, 21 OKTOBER 2009 | 23:53 WITA (Tribun Kaltim)
Tahun ajaran 2010/2011 Sekolah Menengah Khusus Olahraga Terpadu Negeri berstandar internasional akan menerima siswa baru. Sekolah yang akan membina atlet pelajar tingkat SMP dan SMA ini tetap akan menggunakan kurikulum pendidikan umum. Namun, porsi belajar dan latihan akan dibuat seimbang.

BERDASAR sejumlah penelitian didapatkan, efektifitas pembinaan atlet pelajar berada di titik usia belasan tahun. Hal ini yang mendasari alasan tingkat pendidikan yang dibuka di Sekolah Menenangah Khusus Olahraga di Kaltim berawal dari tingkat SMP hingga SMA. "Tahap pertama pembinaan atlet dimulai dari usia 12-14 tahun atau sekitar kelas I-III SMP. Setelah itu dilanjutkan pembinaan tahap kedua usia 15-17 atau kelas I SMA sampai III SMA. Dari dua tahap itu didapati masa keemasan atlet di usia 18-23 tahun atau setingkat pendidikan perguruan tinggi. Inilah alasannya mengapa sekolah olahraga ini akan membuka kelas di tingkat SMP dan SMA," terang Masrihadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur.

Tahap awal Sekolah Olahraga ini hanya akan menerima 100 siswa pada tahun 2010 mendatang, tiga kelas SMP dan tiga kelas SMA. Adapun cabang olahraga yang dibuka ada sekitar 20 cabor yang akan dibagi dalam dua prioritas. Priortias pertama terdiri dari angkat besi, atletik, dayung, gulat, panahan, senam, menembak, renang dan selam. Adapun prioritas kedua terdiri dari anggar, balap sepeda, bowling, bulutangkis, judo, karate, pencak silat, taekwondo, tenis meja dan wushu. "Untuk cabor priortias pertama adalah cabor yang selama ini menjadi andalan Kaltim dan juga Kaltim memiliki fasilitas latihan yang memadai untuk cabor tersebut. Sedangkan cabor kedua adalah cabor-cabor perorangan yang menjadi lumbung medali. Untuk awal kami akan prioritas ke cabor utama dahulu," tambahnya.

Bicara target, Dispora Kaltim sebagai pengelola sudah memasang sejumlah target sasaran. Berdasar kajian, siswa-siswa jebolah sekolah olahraga ini diprediksi akan berprestasi pada tahun 2014 di ajang Olimpiade Youth Games. Di kejuaraan multi event ini diharapkan siswa- siswa dari sekolah olahraga ini dapat muncul menjadi atlet masa depan Indonesia. Sasaran berikutnya adalah tahun 2016. Di tahun 2016 ini terdapat dua event target sasaran yaitu PON 2016 dan Olimpiade 2016. "Diharapkan Kaltim sudah bisa memiliki atlet-atlet berprestasi jebolan sekolah olahraga ini pada PON 2016. Selain itu mereka juga diharapkan bisa menjadi atlet nasional untuk mengikuti Olimpiade 2016," kata Masrihadi.

Menurut Masrihadi, sekolah olahraga ini tidak berhenti sampai tingkat SMA saja. Bertahap, tingkat pendidikannya akan ditingkatkan hingga perguruan tinggi dengan pendirian akademi olahraga. "Kami tidak ingin pendidikan si atlet yang sudah lulus SMA terhenti sampai di sini.
Sementara masa keemasan atlet justru saat dia berada di perguruan tinggi. Karena itu secara bertahap tingkat pendidikannya akan kami tambah hingga sampai pendirian akademi olahraga," terangnya.

Bicara kurikulum, Masrihadi mengatakan, kurikulum pendidikannya sama dengan pendidikan umum. Hanya saja waktu sekolah dan latihan akan menyesuaikan masing-masing cabor. "Kurikulumnya sama. Tapi yang beda jam sekolahnya saja. Bisa jadi jam sekolahnya siang atau malam karena paginya dipakai latihan," ujarnya. Sementara, untuk menyeimbangkan pendidikan dan prestasi olahraga si atlet, sekolah olahraga ini akan menggandeng perguruan tinggi-perguruan tinggi di Kaltim, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Dapartemen Pendidikan Nasional, Pengurus Besar (PB) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing cabor, KNI Pusat dan KONI Daerah, serta pihak swasta sebagai bapak asuh si atlet.(reza rasyid umar)

03 November 2009

Innalillahi Wa Innallillahi Rojiun

Telah berpulang Ibunda Sdr. A. Rosid pada hari Selasa Tgl. 3 November 2009 Jam. 11.15 wita. Atas Nama Pengprov KKI Kaltim, kami menyampaikan turut berbelangsung Kawa... Semoga Almarhumah di terima di Sisi ALLAH SWT dan keluarga yang di tinggalkan tabah dan tawaqal dalam menghadapi cobaan ini...Amiin

22 Oktober 2009

PELATNAS KARATE DI TARIK KE JAKARTA

SAMARINDA – Tim karate Indonesia yang dipersiapkan ke SEA Games XXV akhir tahun ini di Laos, ditarik dari Samarida ke Jakarta. (www.kaltimpost.web.id)

Hal tersebut dilakukan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki), mengingat semakin dekatnya waktu pelaksanaan SEA Games dan mereka ingin lebih konsentrasi di ibukota. Pemindahan lokasi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) karate tersebut dituangkan dalam surat Nomor: 87/PB.Forki-Sekjen/IX/2009 kepada gubernur Kaltim.
Selanjutnya, tim yang berkekuatan 21 karateka itu menjalani Pelatnas di Markas Kopasus Cijantung, Jakarta. Dengan demikian, Pelatnas SEA Games yang bertahan di Kompleks Stadion Madya Sempaja tinggal cabor gulat. “Tidak ada masalah bagi kami, sebab itu program mereka (KONI Pusat dan PB Forki, Red.),” kata Ego Arifin,wakil ketua umum II KONI Kaltim. Malah, katanya, beban KONI Kaltim akan lebih ringan. Sebab, akomodasi dan konsumsi Pelatnas yang selama ini ditanggung Kaltim akan turut berkurang. “Yang jelas, mereka ditarik bukan karena ada masalah. Tetapi pemindahan Pelatnas itu, karena memang program mereka,” jelasnya. Sekadar diketahui, sejak bulan lalu tim karate SEA Games sudah meninggalkan Samarinda untuk melaksanakan try out di beberapa negara. Terakhir 21 karateka nasional itu tampil di Turki Open pada 9-11 Oktober. Hasilnya, mereka membawa pulang 1 medali emas atas nama Omita yang turun di nomor kata perorangan putri, dan 1 perunggu melalui Martinel yang turun di kelas -50 kg kumite putri. Karateka andalan Indonesia lainnya, Umar Syarief yang bertarung di kelas +84 kg gagal persembahkan medali setelah ditundukkan karateka Belanda di putaran ketiga. Turki Open diikuti 38 negara terdiri dari 620 atlet. “Negara Asean hanya Indonesia dan Vietnam yang ikut,” terang Madju Daryanto Hutapea, kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB Forki, yang juga komandan Pelatnas SEA Games di Samarinda.(kri)

Forki Sumut tangani pelatnas junior

Forki Sumut tangani pelatnas junior
Sports - Lokal
DEDI RIONO
WASPADA ONLINE

MEDAN - Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Sumut dipercaya PB Forki untuk menangani Pelatihan Nasional (Pelatnas) bagi Timnas karate junior Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Junior/Kadet WKF 2009 di Maroko.

"Kepercayaan yang diberikan PB Forki tidaik terlepas dari prestasi para karateka Sumut di Kejurnas Junior/Kadet di Bandar Lampung belum lama ini, di mana atlet Sumut berhasil menyabet tiga gelar best of the best sekaligus ranking dua nasional dalam perolehan medali," ujar Ketua Umum Pengprov Forki Sumut, DR H Rahmat Shah.

Dikatakan, para atlet Sumut kini mendominasi jumlah atlet Pelatnas yang digelar di Perumahan Cemara Hijau Medan , sejak 12 Oktober lalu. "Dari delapan atlet yang dipanggil mengikuti Pelatnas, tiga di antaranya merupakan atlet Sumut dan sisanya dari Jabar, DKI, Lampung dan Sumsel," jelasnya menambahkan tiga atlet Sumut peraih gelar best of the best tersebut adalah Indah Mogia Angkat, Tiffany Hadi dan M Rizky.

"PB Forki berdasarkan SK resmi yang telah diterima, juga menetapkan pelatih Sumut Delphinus Rumahorbo menangani pelatnas junior di Sumut, termasuk Sekum Pengprov Forki Sumut Zulkarnaen Purba sebagai penanggungjawab," jelasnya.
Dijadwalkan tim Pelatnas setelah menjalani TC di Sumut akan bertolak ke Jakarta untuk melakukan persiapan akhir sekaligus bertolak menuju Maroko pada 12 November mendatang.

Menurut Zulkarnaen, timnas karate junior itu nantinya akan mendapat polesan pelatih Kunio Kobayashi yang sengaja didatangkan dari Japan Karate Association (JKA). Pelatih yang sukses menangani karateka di sejumlah negara ini juga akan menangani tim karate Pelatda Super Prioriotas, Prioritas dan Unggulan Sumut.
(dat06/wol-mdn)